Pola asuh anak yang tidak tepat dapat membuat si kecil bersikap manja. Bukan hanya menyulitkan Anda dalam mendidiknya, sikap manja yang ditunjukkan anak ini akan berdampak buruk jika dibiarkan hingga dewasa.
Agar tidak kebablasan dalam memberi perhatian pada si kecil, Anda perlu memperhatikan ciri-ciri anak manja.
Berikut penjelasannya, seperti disarikan dari Hellosehat.com.
Ciri-ciri anak manja yang perlu Anda perhatikan
1. Tidak mau melakukan sesuatu sendiri
Seiring pertumbuhan usia, biasanya anak akan menunjukkan kemampuan dirinya untuk melakukan berbagi hal sendiri. Mulai dari bermain sendiri, makan sendiri, tidur sendiri, dan kegiatan lainnya. Jika si kecil merengek terus minta ditemani atau dilayani untuk melakukan berbagai hal, ini menunjukkan bahwa anak mulai bersikap manja.
2. Sering tantrum
Ciri-ciri anak manja lainnya adalah sering tantrum. Untuk anak balita, tantrum adalah hal yang wajar ketika ia tidak bisa mengekspresikan perasaan dengan baik. Namun, anak manja akan menggunakan tindakan ini sebagai senjata supaya keinginannya terpenuhi padahal usianya sudah lebih dari 5 tahun.
3. Tidak menghormati orang lain
Ciri-ciri anak manja yang sangat khas adalah tidak menghormati orang lain. Baik itu orang yang lebih tua maupun orang yang lebih muda usianya. Anak manja menganggap dirinya lebih penting daripada orang lain, sehingga mereka tidak merasa peduli dengan orang di sekitarnya.
Mereka mungkin akan bersikap tidak sopan pada orang yang lebih tua, seperti mengabaikan dan melawan ketika diberi nasehat. Selain itu, bersikap seenaknya pada anak yang lebih muda, contohnya melakukan bullying (penindasan).
4. Sering meminta lebih namun tidak mau berbagi
Anak manja bisanya tidak tahu batasan dan tidak pernah merasa puas. Ketika mereka menginginkan sesuatu dan mendapatkannya, ia akan meminta hal lain dan tentunya harus dipenuhi. Selain itu, anak juga tidak mau berbagi mainan, buku, makanan atau benda apa pun pada orang lain.(Tim Media RSI Hasanah)

